balada seorang pencari kerja

kira-kira sudah satu setengah bulan gw diwisuda.  sudah hampir lima bulan gw merasakan menjadi pengangguran.

sudah ratusan aplikasi dikirim. 17 tes dan interview disambangi.  tapi belum saja ada yang memikat hati (atau mungkin belum ada perusahaan yang terpikat hatinya oleh gw?). dari interview jadi pengasuh anak sampai jadi pialang berjangka, semua pernah dicoba. mungkin gw sudah berada di titik di mana gw udah pasrah. udah lewat masa-masa stress itu. berbagai tahap sudah dilewati. dari pemikiran yang idealis kerja musti ini-itu-ini-itu,  lelah dengan idealisme -mencoba semua peluang yang ada, sampai kembali lagi kepada idealisme dan hasrat semata.

well, ternyata tidak gampang mencari kerja, walaupun gw lulusan salah satu universitas terkemuka di indonesia.

gw suka ditanya sama sesama pencari kerja, “lulusan mana?”. gw : “u*” pasti sang penjawab melontarkan kekaguman. tapi ternyata itu semua ga cukup untuk mendapatkan sebuah status pegawai dan nomor npwp. yah mungkin karena gw ‘cuma’ lulusan sastra, yang jaraaang banget dimasukan dalam salah satu persyaratan menjadi pegawai sebuah perusahaan. beda memang dengan lulusan fakultas seberang yang begitu lulus langsung direkrut perusahaan bergengsi dengan gaji yang cukup menggiurkan.

tapi gw ga pernah menyesal sedikitpun mengambil jurusan yang gw ambil. sastra prancis. di sini kecintaan gw. hasrat gw. passion. di mana hati gw senang menerima pelajaran, pengetahuan.

teringat salah satu pembicaraan dengan kakak senior di sebuah jobfair.

*pada saat itu kita dalam kondisi sama2 ga diterima di sebuah perusahaan yang langsung mengadakan seleksi dengan hanya melihat cv di jobfair’

gw : “ga keterima nih kita. kenapa ya?”
kakak senior (ks) : “gara-gara jurusan kali ya.”
gw : “hmmh. tadi si perusahaan ini juga tuh, masa syaratnya ga boleh lulusan sastra”

gw : “btw, lo sekarang lagi sibuk apaan?”
ks : “gw baru selesai s2.”
gw : “di mana?”
ks : ” (menyebutkan salah satu jurusan).. ga lagi lah gw di fakultas kita, susah nyari kerjanya”
gw : “….”

dalam hati : memang bener sih apa kata dia, susah nyari kerjaan kalo jurusannya ga populer di indonesia. ga dihargai. tapi apa ya, kita lantas menghilangkan hasrat dan minat kita demi sebuah kesuksesan?

jadi teringat salah satu mimpi gw mengenyam s2 di jurusan yang super langka (bahkan tidak ada di indonesia). pernah suatu hari melontarkan ide itu pada salah seorang teman.

gw : “gw pengen s2 ini deh … (menyebutkan nama jurusan)”
teman : “ah gila lo. ngapain banget ngambil begitu. kecuali kalo emang lo mau meneliti ttg itu”
gw: “…”

dalam hati : emang salah ya kalo gw pengen belajar sesuatu yang bener-bener gw inginkan. sambil berpikir, liat aja. suatu hari nanti gw akan sukses dengan apa yang gw inginkan.

well,
sekarang gw masih sibuk mencari kerja. mulai menikmati proses itu bahkan. gw tau, mungkin emang belom jodoh aja gw sama kerjaan itu.  masih di suruh liburan dulu sama yang di atas.
yea, everything will be happen in exact time and exact place. just believe 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s